Belum Terdaftar

INSTALL APP
Hal Apa yang Dapat
Kami Bantu?
Bantuan
Sehat Menjadi Lebih Mudah
& Hemat di Aplikasi Aja
Home
Pesanan
Notifikasi



Inilah Sederet Manfaat Sunat Bagi Kesehatan

Sunat atau sirkumsisi adalah sebuah prosedur medis yang menangani pembedahan untuk melepaskan dan membuang kulit yang menutupi kepala penis. Dari sisi medis, ternyata ada banyak manfaat sunat, lho!

Tujuan utama dari sunat adalah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan penis. Sebab, jika bagian kulup penis tidak disunat dan tidak dibersihkan dengan benar, itu akan berpotensi menjadi sumber penyakit.  

Apa saja manfaat sunat atau khitan tersebut? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Manfaat Sunat bagi Kesehatan Pria

Dengan memotong bagian penis dalam prosedur sunat, maka akan ada beberapa manfaat yang dirasakan pria, seperti:

Kesehatan Penis Lebih Terjaga

Dengan dipotong dan dibuangnya bagian kulup penis, maka terbuang pula bagian penis yang sering menumpuk berbagai macam kotoran. 

Hal tersebut membuat kebersihan pribadi lebih mudah. Khitan juga membantu mengurangi penumpukan smegma (zat yang dapat menyebabkan bau dan infeksi jika tidak dibersihkan secara teratur). 

Jika pria sudah sunat, risiko infeksi bakteri dan jamur dapat diminimalkan karena lebih mudah untuk membersihkan area genital.

Menurunkan Risiko Penyakit ISK (Infeksi Saluran Kemih)

Berkumpulnya kotoran seperti bakteri dan kuman pada bagian kulup penis yang tidak dibuang sangat memungkinkan seorang pria terkena penyakit infeksi saluran kemih.

Penyakit satu ini tentu sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan cepat sebab bisa menyebabkan gangguan pada fungsi organ ginjal.

Infeksi saluran kemih bisa menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan baik, dan sunat terbukti efektif dalam mengurangi risiko ini. 

Itulah mengapa bayi yang disunat memiliki risiko lebih rendah terkena ISK, terutama selama tahun pertama kehidupan. 

Menghindari Berbagai Gangguan pada Penis

Ada banyak penyakit kelamin dan gangguan yang seringkali terjadi pada penis. Penyakit-penyakit tersebut seperti fimosis, parafimosis, balanopostitis, dan balanitis.

Fimosis adalah gangguan yang terjadi di mana kondisi kulit kepala penis melekat erat pada kepala penis. Parafimosis yaitu kulup penis yang tidak dapat kembali ke posisi semula setelah ditarik ke arah belakang. Sementara, balanitis yaitu peradangan yang terjadi pada kulup. Balanopostitis yaitu peradangan yang terjadi pada kulup dan kepala penis.

Penyakit fimosis umumnya terjadi karena faktor genetik atau infeksi. Sementara parafimosis terjadi karena faktor peradangan dan/atau penyempitan kulup.

Penyakit dan gangguan tersebut sangat mungkin terjadi pada penis pria yang tidak melakukan proses sunat.

Mencegah Risiko Kanker Prostat

Sunat mengurangi risiko terkena kanker prostat. Pengurangan risiko ini disebabkan oleh penghilangan lingkungan yang memungkinkan infeksi kronis atau peradangan.

Hal ini karena berbagai penyakit dan gangguan yang biasa menyerang bagian penis pada pria yang belum atau tidak disunat. 

Menekan Risiko Penyakit Menular Seksual

Manfaat lain dari sunat adalah mampu menekan risiko penyakit menular seksual, seperti sifilis, herpes genital, dan HIV beserta komplikasinya, seperti orchitis (radang testis) dan epididimtis, yang mana bisa menurunkan kesuburan. 

Selain itu, kabar baik lainnya sunat juga ternyata bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit kanker serviks dan penyakit menular seksual pada pasangannya.

Persiapan Sebelum Sunat

Walaupun sunat menawarkan berbagai manfaat, tetapi prosedur ini tetap memerlukan persiapan yang matang. Jika Anda akan melakukan khitan pada anak, maka lakukan sejumlah persiapan berikut ini:

  • Langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter untuk membahas semua opsi yang tersedia, termasuk manfaat dan risiko setiap metode sunat
  • Dokter akan menilai kondisi kesehatan anak Anda dan memberikan rekomendasi yang sesuai. 
  • Sebagai orang tua, berikan penjelasan sederhana dan jujur kepada anak Anda tentang apa yang akan terjadi selama sunat. Gunakan bahasa yang sesuai dengan usia anak untuk membantu mereka memahami prosedur tanpa merasa takut.
  • Berikan dukungan emosional dengan mendengarkan kekhawatiran anak dan menjawab pertanyaan mereka dengan tenang dan meyakinkan. Yakinkan mereka bahwa prosedur ini aman dan dokter akan memastikan mereka tidak merasa sakit.
  • Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan anak dalam kondisi sehat untuk menjalani prosedur. Ini termasuk memeriksa riwayat kesehatan anak dan memastikan tidak ada kondisi medis yang bisa mempengaruhi prosedur.
  • Tentukan tanggal dan waktu prosedur yang paling nyaman untuk anak dan keluarga. Pastikan tidak ada kegiatan besar yang direncanakan dalam beberapa hari setelah prosedur untuk memungkinkan waktu pemulihan.
  • Setelah prosedur, bantu anak untuk tetap tenang dan menghindari aktivitas fisik berat. Berikan hiburan ringan seperti buku, mainan, atau film untuk membantu mereka tetap tenang dan nyaman selama pemulihan.

Perawatan Setelah Melakukan Prosedur Sunat

Setelah melakukan prosedur sunat, ada baiknya perhatikan dan lakukan hal-hal berikut.

  • Gunakan celana longgar dengan bahan yang halus.
  • Rutin merawat luka sunat untuk menghindari infeksi. Jangan lupa untuk selalu cek dan konsultasi di waktu-waktu yang sudah ditentukan oleh dokter.
  • Tidak ada larangan untuk mandi, tetapi hindari berendam dalam waktu yang lama.
  • Hindari melakukan aktivitas yang berat, seperti berolahraga terlalu berat dengan mengangkat beban, bersepeda, atau hal-hal sejenisnya. Khusus pria dewasa, hindari berhubungan intim hingga luka sunat benar-benar kering dan sembuh.
  • Ketahui tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan berlebihan, bengkak, nanah, atau demam. Segera hubungi dokter jika ada tanda-tanda ini.
  • Pastikan untuk mengikuti jadwal kontrol yang diberikan oleh dokter untuk memantau proses penyembuhan.

Sunat pada pria memberikan banyak dampak positif terhadap kesehatan. Berbagai risiko dari penyakit yang biasa terjadi pada penis bisa diatasi salah satunya dengan melakukan sunat. 

Meski begitu, selalu waspada dengan hal-hal yang tidak diinginkan setelah melakukan proses sunat, seperti infeksi, pendarahan yang sulit berhenti, demam, dan gangguan dalam berkemih. Jangan tunda untuk langsung berkonsultasi dengan dokter!

Meskipun ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan, persiapan yang baik dan konsultasi dengan profesional medis dapat membantu memastikan prosedur berjalan dengan aman dan efektif. Setiap individu atau keluarga mungkin memiliki alasan yang berbeda untuk memilih atau menolak sunat, dan penting untuk menghormati pilihan tersebut.

Jika Anda berminat untuk melakukan prosedur sunat, Anda bisa berkonsultasi secara online  bersama Dokter Khitan dari Dokterhub. Anda bisa melakukan konsultasi yang tentunya bisa dilakukan secara online di mana saja. 

Selain itu, layanan sunat dari Dokter Khitan tersedia dengan pilihan metode yang modern dan tidak sakit. Semua prosedur langsung dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain menyediakan layanan sunat, di dokterhub.com tersedia layanan kesehatan lainnya juga! Cek informasi dan penawaran menarik yang juga bisa Anda dapatkan di DokterHub.